Email Address
info@relung.or.id
Phone Number
+62 851-7544-2708
Our Location
Sleman, Yogyakarta 55573
info@relung.or.id
+62 851-7544-2708
Sleman, Yogyakarta 55573
admin
Juni 26, 2025

Tanggamus, Lampung – Februari 2025. Setelah merancang mimpi dan membangun kesadaran melalui pelatihan Gender Action Learning System (GALS), kini perempuan-perempuan tangguh dari Kelompok Wanita Tani (KWT) di Tanggamus kembali melangkah lebih jauh. Pada tanggal 25–26 Februari 2025 di Kecamatan Ulu Belu dan 27–28 Februari 2025 di Kecamatan Pulau Panggung, Relung Indonesia menyelenggarakan Pelatihan Regenerative Financial Management (RFM) yang diikuti oleh total 62 peserta dari 22 KWT di tiga kecamatan: Ulu Belu, Pulau Panggung, dan Air Naningan.
Pelatihan ini merupakan bagian dari program Empowering Women Coffee Farmers kerja sama antara Relung Indonesia, GIZ, dan Nestlé yang mengintegrasikan pendekatan GALS, literasi keuangan, dan manajemen usaha demi terciptanya bisnis perempuan yang berkelanjutan.
Berbeda dari pelatihan sebelumnya yang fokus pada impian dan kesadaran gender, RFM Training mengajak peserta untuk mengevaluasi kebiasaan konsumsi, memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan, serta menyusun strategi untuk mengelola keuangan rumah tangga secara bijak.
Lewat diskusi dan studi kasus, peserta belajar:
Sesi “Keuangan di Era Digital” menjadi pembuka mata: bagaimana media sosial, budaya FOMO, dan layanan Buy Now Pay Later dapat memicu pengeluaran yang tidak terkontrol, bahkan di pedesaan.
Melalui pendekatan regeneratif, peserta tidak hanya diminta untuk hemat, tetapi juga membangun pola pikir produktif dan visioner. Pelatihan menekankan pentingnya:
Para peserta juga mengerjakan simulasi pengambilan keputusan finansial, seperti membedakan belanja berdasarkan urgensi dan risiko, serta menyusun aturan tabungan bersama lengkap dengan sanksi jika ada pelanggaran.
Berbagai masalah ekonomi lokal muncul dalam diskusi kelompok: ketergantungan terhadap pertanian, tingginya biaya hidup, ketimpangan pendapatan, bahkan konflik rumah tangga akibat tekanan ekonomi.
Namun, yang paling menarik adalah bagaimana peserta mengusulkan solusi berbasis komunitas:
Diskusi ini tidak hanya memperkuat literasi keuangan, tapi juga mendorong munculnya kepemimpinan baru dari kalangan perempuan akar rumput.
Pelatihan juga menekankan bahwa menabung bukan hanya soal menyisihkan uang, tetapi soal membangun disiplin, kesadaran, dan sistem perlindungan sosial. Para peserta merumuskan mekanisme tabungan kelompok yang meliputi:
Melalui simulasi ini, mereka belajar bahwa sistem keuangan kolektif dapat menjadi kekuatan ekonomi perempuan, sekaligus sarana penguatan solidaritas dan kemandirian.
Pelatihan Regenerative Financial Management ini menegaskan bahwa kesetaraan gender dan keadilan ekonomi harus berjalan beriringan. Kami percaya, ketika perempuan memahami cara mengelola keuangan dengan bijak, mereka tidak hanya mengubah kondisi rumah tangga tapi juga menjadi aktor penting dalam pembangunan ekonomi desa.
Kami percaya bahwa modal terbesar bukanlah uang, melainkan pengetahuan, keberanian, dan solidaritas. Dari Ulu Belu hingga Pulau Panggung, semangat itu kini menyala satu langkah lebih maju menuju desa yang lebih mandiri, setara, dan berkelanjutan.
Kontributor:
Shella








“Dynamic Harmony between Human and Nature.”
-Relung Indonesia
Jaga lingkungan bersama Relung Indonesia Foundation! Dapatkan informasi terkini seputar kehutanan dan lingkungan di Indonesia.
Relung Indonesia Foundation
Copyright © 2023. All rights reserved.