Email Address

info@relung.or.id

Phone Number

+62 851-7544-2708

Our Location

Sleman, Yogyakarta 55573

Pelatihan Product Development di Tanggamus: Memperkuat Branding, Legalitas, dan Pemasaran Digital Produk KWT

Intervensi Peningkatan Penghidupan​,Kolektif Pemberdayaan Perempuan

Tanggamus, Agustus 2025 — Yayasan Resiliensi Lingkungan Indonesia (Relung), dengan dukungan Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) Indonesia dan PT Nestlé Indonesia – Panjang Factory, kembali melaksanakan rangkaian Pelatihan Product Development bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung.

 

Kegiatan ini diselenggarakan di dua kecamatan yaitu Pulau Panggung dan Ulu Belu, dengan melibatkan lebih dari 50 peserta perwakilan dari 22 KWT. Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi sejak hari pertama. Bagi banyak KWT, pelatihan ini menjadi momen penting untuk melihat produk mereka bukan hanya sebagai hasil olahan rumah tangga, tetapi sebagai produk bernilai tambah yang siap bersaing di pasar yang lebih luas.

 

Mengapa Product Development Penting bagi KWT?

Sejak awal program pendampingan, KWT telah mulai mengembangkan produk-produk berbasis potensi lokal, seperti keripik pisang, stik ubi, teh kelor, gula bandrek, hingga minuman herbal instan. Namun, sebagian besar produk masih dihadapkan pada tantangan umum seperti: kemasan sederhana, promosi yang terbatas, serta minimnya pemahaman tentang legalitas dan branding.

 

Pelatihan Product Development ini hadir untuk menjawab kebutuhan dan keresahan tersebut. Fokusnya tidak hanya pada peningkatan kualitas produk, tetapi juga pada branding, strategi pemasaran digital, perizinan usaha, hingga sertifikasi halal. Dengan cara ini, peserta tidak hanya diajari membuat produk, tetapi juga bagaimana memposisikan produk mereka di mata konsumen sebagai sesuatu yang menarik, terpercaya, dan berdaya saing.

 

Seorang peserta dari Pulau Panggung menyampaikan refleksinya:

“Kami biasanya hanya menjual produk seadanya di lingkungan desa. Setelah pelatihan, kami baru sadar bahwa kemasan, label, bahkan cara kami memperkenalkan produk sangat berpengaruh pada minat pembeli.”

 

Materi Utama: Branding, Digital Marketing, Kemasan, dan Legalitas

Pelatihan ini menghadirkan sejumlah narasumber dan Trainer dengan keahlian berbeda di maisng-masing bidang nya. Materi yang disampaikan meliputi:

 

  • Branding dan Digital Marketing
    Materi ini dibawakan oleh Trainer Bryan Erfanda Putra, yang menekankan bahwa brand bukan sekadar logo atau nama, tetapi identitas dan nilai yang dibangun untuk menciptakan ikatan emosional dengan konsumen. Peserta diajak memahami dasar-dasar branding, strategi digital, dan cara sederhana memanfaatkan media sosial sebagai kanal promosi. Sebagai praktik nyata, setiap peserta diminta membuat konten video promosi sederhana menggunakan ponsel. Meski awalnya malu-malu, peserta akhirnya berani tampil, mempresentasikan produk mereka dalam bentuk iklan singkat berdurasi 30–60 detik. Latihan ini menjadi pengalaman baru yang membuka pandangan mereka tentang potensi pemasaran digital.

 

  • Desain Kemasan Produk
    Kemasan dipandang sebagai “wajah pertama” sebuah produk. Melalui sesi ini, peserta belajar terkait macam-macam bahan kemasan, membuat label yang menarik, serta memahami standar pelabelan pangan (termasuk tanggal produksi dan kedaluwarsa). Peserta juga dikenalkan pada cara mendesain kemasan dengan alat sederhana dan inspirasi digital seperti memperkenalkan penggunaan Artificial Intelligence (AI) melalui ChatGPT untuk membantu menyusun konsep label dan ide branding. Peserta juga diminta mencoba memberikan perintah sederhana, misalnya meminta contoh desian kemasan produk atau deskripsi singkat untuk kemasan. Respons yang cepat dari AI membuat peserta kagum, karena ternyata teknologi bisa membantu mereka dalam hal kreatif sekaligus praktis. “Ternyata AI bisa bantu kita bikin ide nama dan label. Selama ini kami bingung menulis kata-kata yang menarik, tapi sekarang ada contoh yang bisa dipakai,” ujar salah satu peserta dari Pulau Panggung.

 

  • Legalitas Usaha UMKM
    Disampaikan oleh Narasumber Omi Lestari, S.Kom., MM dari Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tanggamus, materi ini menguraikan klasifikasi UMKM, tata cara pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem OSS, izin PIRT, sertifikasi halal, serta perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HaKI). Peserta juga diberi informasi bahwa pemerintah daerah menyediakan fasilitasi pelatihan, peralatan, hingga sertifikasi halal bagi UMKM perempuan sebagai bentuk dukungan yang konkret.

 

  • Pentingnya Sertifikasi Halal
    Dalam sesi ini, P3H Kecamatan Pulau Panggung dan Kecamatan Ulu Belu, bersama dengan Kepala KUA/mewakili di masing-masing kecamatan, memberikan penjelasan mengenai sertifikasi halal berbasis self-declare yang kini lebih mudah diakses oleh UMKM. Sertifikasi halal dipahami tidak hanya sebagai syarat regulatif, tetapi juga sebagai jaminan kepercayaan konsumen. Pada kesempatan ini, dilakukan pula penyerahan sertifikat halal secara simbolis kepada perwakilan KWT yang sudah terbit berkat koordinasi secara khusus antara Tim Relung Indonesia dengan Tim Pendamping Proses Produk Halal (P3H) masing-masing kecamatan, yang menandai langkah penting dalam peningkatan nilai produk mereka.

 

Cerita dari Lapangan: Dari Rasa Malu Menjadi Percaya Diri

Pelatihan ini dirancang interaktif. Peserta tidak hanya mendengarkan, tetapi juga terlibat aktif dalam diskusi, praktik, dan simulasi. Di Pulau Panggung, misalnya, beberapa peserta awalnya enggan berbicara di depan kamera saat membuat konten promosi. Namun, dengan dorongan Trainer, fasilitator dan rekan peserta satu kelompok, mereka akhirnya mampu menyelesaikan video singkat yang memperkenalkan produk unggulan kelompoknya.

 

Di Ulu Belu pula, peserta sangat antusias ketika membahas kemasan. Salah satu kelompok bahkan menceritakan bagaimana mereka berhasil meningkatkan penjualan hanya dengan memperbaiki label dan tampilan produk. Cerita ini menjadi inspirasi bagi peserta lain, bahwa inovasi kecil bisa berdampak besar.

 

Antusiasme juga tampak dalam sesi halal. Peserta menyadari bahwa dengan adanya sertifikat halal, produk mereka tidak hanya punya peluang masuk pasar lebih luas, tetapi juga membawa nilai kepercayaan yang lebih tinggi di masyarakat.

 

Refleksi dan Pembelajaran

Menutup pelatihan, peserta melakukan refleksi bersama. Sebagian besar menyatakan bahwa pengalaman membuat video promosi dan merancang desain kemasan dengan memanfaatkan AI melalui ChatGPT adalah sesuatu yang baru dan menyenangkan. Mereka kini lebih memahami bahwa usaha bukan sekadar produksi, tetapi juga strategi branding, promosi digital, legalitas, dan halal.

 

Seorang peserta dari Ulu Belu menuturkan:

“Awalnya saya pikir usaha cukup dengan membuat produk, tapi ternyata yang lebih penting adalah bagaimana orang lain melihat dan percaya dengan produk kita. Kemasan, label, halal, dan promosi ternyata sangat menentukan.”

 

Kesimpulan: Transformasi Kecil untuk Dampak Besar

Pelatihan Product Development di Tanggamus telah memberikan fondasi penting bagi KWT untuk mengembangkan usaha mereka secara lebih strategis. Dengan bekal pengetahuan tentang branding, digital marketing, kemasan, legalitas, dan halal, para perempuan tani kini memiliki kepercayaan diri lebih besar untuk memasarkan produk mereka ke pasar yang lebih luas.

 

Relung Indonesia bersama GIZ Indonesia dan PT Nestlé Indonesia – Panjang Factory berkomitmen untuk terus mendampingi para Kelompok Wanita Tani dalam memulai usaha yang baru ini, khususnya dalam:

  • Fasilitasi legalitas usaha (NIB, Halal, PIRT).
  • Pendampingan branding dan digital marketing berbasis media sosial.
  • Monitoring kualitas produk dan kemasan.
  • Memperkuat akses pasar melalui jejaring Pemerintah Daerah, komunitas, dan kanal digital.

 

Dengan langkah-langkah tersebut, KWT di Tanggamus diharapkan tidak hanya tumbuh sebagai pelaku UMKM, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.

 

Kontributor:

Shella

“Dynamic Harmony between Human and Nature.”

-Relung Indonesia

Tags :
Intervensi Peningkatan Penghidupan​,Kolektif Pemberdayaan Perempuan
Share This :

Contact Info

Newsletter

Jaga lingkungan bersama Relung Indonesia Foundation! Dapatkan informasi terkini seputar kehutanan dan lingkungan di Indonesia.

Relung Indonesia Foundation

Copyright © 2023. All rights reserved.