Email Address

info@relung.or.id

Phone Number

+62 851-7544-2708

Our Location

Sleman, Yogyakarta 55573

Relung Indonesia Fasilitasi Pelatihan GALS: Perempuan KWT di Tanggamus Bangun Usaha dan Kesadaran Gender

Akses layanan dasar dan peningkatan kualitas bagi masyarakat,Kolektif Pemberdayaan Perempuan

Membangun Mimpi, Mewujudkan Kesetaraan: Relung Indonesia Fasilitasi Pelatihan GALS untuk 61 Perempuan Tanggamus

Tanggamus, Lampung – Februari 2025. Di tengah lanskap perbukitan kopi dan semangat perempuan desa yang tak pernah padam, Relung Indonesia menghadirkan ruang pembelajaran yang tak biasa. Selama empat hari, dari Tanggal 21 hingga 24 Februari 2025, sebanyak 61 perwakilan perempuan dari 22 Kelompok Wanita Tani (KWT) yang tersebar di tiga kecamatan Ulu Belu, Pulau Panggung, dan Air Naningan mengikuti Pelatihan Gender Action Learning System (GALS).

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Empowering Women Coffee Farmers, hasil kolaborasi Relung Indonesia bersama GIZ dan Nestlé, yang bertujuan memperkuat kapasitas perempuan desa sebagai pelaku utama perubahan sosial dan ekonomi.

 

GALS: Ketika Perempuan Belajar Mengenal Diri dan Merancang Masa Depan

Pelatihan GALS bukan pelatihan biasa. Di dalamnya, para peserta diajak menyelami realita kehidupan mereka sebagai perempuan bukan hanya sebagai istri, ibu, atau petani, tapi juga sebagai individu yang punya hak, suara, dan impian.

 

GALS merupakan metode pembelajaran visual yang partisipatif. Melalui gambar dan diskusi, peserta memetakan:

  • Apa impian pribadi dan usaha mereka
  • Tantangan yang dihadapi di rumah maupun dalam kelompok
  • Aset dan kekuatan yang sudah dimiliki
  • Langkah konkret yang bisa dilakukan untuk mewujudkan cita-cita

 

Peserta dibagi menjadi kelompok-kelompok berdasarkan jenis usaha mereka, seperti keripik pisang, gula aren, manisan kolang-kaling, peyek dan sebagainya. Dalam pelatihan ini, para peserta belajar menyusun “peta mimpi” (visioning roadmap) yang menggambarkan kondisi mereka saat ini, tantangan yang dihadapi, dan langkah-langkah strategis yang perlu dilakukan untuk mencapai impian baik secara personal maupun kolektif.

 

Mencerminkan Realita: Saat Perempuan Memetakan Beban Ganda

Salah satu sesi paling menyentuh adalah pemetaan siklus harian. Dalam aktivitas ini, peserta membandingkan aktivitas sehari-hari antara perempuan, laki-laki, duda, janda, hingga remaja.

 

Hasilnya mencengangkan, namun tak mengejutkan: perempuan memulai hari lebih awal, tidur lebih malam, dan menjalankan lebih banyak pekerjaan dari rumah tangga hingga kegiatan ekonomi. Sementara itu, laki-laki cenderung memiliki lebih banyak waktu istirahat dan beban kerja domestik yang minimal.

 

Diskusi berkembang ke isu yang lebih dalam: akses terhadap informasi, kontrol atas aset produktif, ketidakadilan dalam pengambilan keputusan, stigma sosial, dan kekerasan berbasis gender. Semua ini tidak lagi menjadi “isu yang jauh di luar sana” tapi realita sehari-hari yang selama ini diam dan tidak terbahasakan.

 

Dengan panduan Trainer, para peserta tidak hanya menyadari ketimpangan tersebut, tapi juga mulai berdiskusi tentang solusi: pembagian tugas yang adil dalam rumah tangga, komunikasi antar anggota keluarga, dan pemberdayaan perempuan dalam ruang publik dan komunitas.

 

Pemetaan Usaha: Dari Harapan Menjadi Rencana

GALS juga menjadi ruang bagi peserta untuk memetakan tantangan usaha dan peluang yang ada, termasuk:

 

  • Kurangnya peralatan produksi
  • Keterbatasan modal dan pemasaran
  • Minimnya akses terhadap pelatihan dan legalitas
  • Hambatan sosial seperti keterbatasan mobilitas, stigma, atau minimnya dukungan keluarga

 

Namun di balik itu, peserta juga menyadari bahwa mereka memiliki aset yang kuat: semangat, jaringan kelompok, keterampilan produksi, dan dukungan moral dari sesama perempuan.

 

Dari diskusi kelompok, muncul rencana-rencana yang konkret dan ambisius:

  • Mengurus izin usaha (NIB, PIRT dan halal)
  • Desain ulang kemasan agar lebih menarik dan layak jual
  • Membangun koperasi simpan pinjam sebagai sumber modal internal
  • Memasarkan produk lewat media sosial dan e-commerce lokal
  • Mengakses pelatihan lanjutan dari pemerintah maupun pihak swasta

 

Beberapa bahkan memasukkan ibadah umrah bersama kelompok sebagai tujuan besar mereka sebuah mimpi kolektif yang tumbuh dari solidaritas dan kerja sama.

 

Refleksi, Evaluasi, dan Komitmen untuk Melangkah

Di hari terakhir, para peserta mengikuti post-test dan sesi refleksi emosional dengan menempelkan stiker perasaan simbol dari bagaimana pelatihan ini menyentuh sisi emosional dan kesadaran mereka.

 

Banyak peserta mengaku bahwa ini adalah pertama kalinya mereka berbicara terbuka soal beban kerja, tantangan rumah tangga, atau impian pribadi. Pelatihan ini menjadi ruang aman dan membebaskan, tempat mereka belajar bukan hanya dari Trainer, tapi juga dari satu sama lain.

 

Mereka pulang membawa lebih dari sekadar buku catatan dan peta mimpi. Mereka pulang dengan pemahaman baru tentang hak mereka sebagai perempuan, potensi mereka sebagai penggerak ekonomi desa, dan kekuatan kolektif mereka sebagai kelompok yang saling mendukung dan tumbuh bersama.

 

Relung Indonesia: Menyemai Harapan, Menumbuhkan Kesetaraan

Sebagai organisasi yang telah lama mendampingi perempuan desa, Relung Indonesia percaya bahwa pemberdayaan ekonomi tidak bisa dipisahkan dari kesadaran gender. Ketika perempuan diberi ruang untuk belajar dan bermimpi, mereka akan menciptakan perubahan yang nyata dari dalam rumah, kelompok tani, hingga kebijakan desa.

 

Pelatihan GALS menjadi bagian dari komitmen jangka panjang Relung untuk menguatkan kapasitas, membuka akses, dan menumbuhkan kesetaraan di desa-desa penghasil kopi dan produk lokal. Kami percaya, ketika satu perempuan berdaya, satu komunitas ikut bertumbuh.

 

Kontributor:

Shella

“Dynamic Harmony between Human and Nature.”

-Relung Indonesia

Tags :
Akses layanan dasar dan peningkatan kualitas bagi masyarakat,Kolektif Pemberdayaan Perempuan
Share This :

Contact Info

Newsletter

Jaga lingkungan bersama Relung Indonesia Foundation! Dapatkan informasi terkini seputar kehutanan dan lingkungan di Indonesia.

Relung Indonesia Foundation

Copyright © 2023. All rights reserved.